Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Prospek Kerja Analisis Kimia Yang Bisa Kamu Pilih

Prospek kerja analisis kimia pada dasarnya sangatlah luas. Walaupun program studi tersebut masuk dalam kategori spesialis, namun tak menutup peluang pekerjaannya. Ada banyak industri yang membutuhkan tenaga ahli di bidang analisis kimia seperti makanan, manufaktur, kesehatan dan lainnya.

Beberapa Prospek Kerja Analisis Kimia Beserta Gajinya

Program studi tersebut merupakan salah satu bagian dari spesifikasi jurusan teknik kimia. Para mahasiswanya mempelajari tentang sifat materi atom dan molekul, struktur hingga komposisi serta semua hal yang berkaitan dengan unsur kimia. Berikut beberapa prospek kerja untuk para alumninya.

Prospek Kerja Analisis Kimia

1.     Analisis Laboratorium

Peluang kerja pertama setelah Anda menyelesaikan pendidikan dari program studi analisis kimia adalah dapat memilih karir menjadi seorang analis laboratorium. Hal tersebut dikarenakan , karakter pada lulusannya jurusan tersebut suka belajar dengan berbagai buku termasuk dalam laboratorium.

Analisis laboratorium merupakan salah satu pekerjaan yang sangat dekat dengan lulusan program studi tersebut. Pasalnya, rasa ingin tahu serta bekal ilmu selama menempuh pendidikan mampu memenuhi spesifikasi dibidang laboratorium. Diketahui, gaji pekerjanya berkisar Rp. 5.000.000.

2.     Quality Control

Profesi berikutnya yang mungkin bisa ditekuni oleh lulusan program studi analisis kimia adalah bekerja sebagai Quality Control. Divisi ini pada dasarnya sudah pasti ada di berbagai macam perusahaan terutama yang bergerak dalam industri manufaktur ataupun makanan dan lainnya.

Seorang yang berprofesi sebagai quality Control memiliki tugas utama yaitu menjaga kualitas terhadap suatu produk yang diproduksi oleh perusahaan. Mulai dari tahap awal seperti proses pemilihan bahan baku sampai bisa dipasarkan. Para pekerja mendapatkan penghasilan sekitar Rp4.000.000 per bulan.

3.     Quality Assurance

Prospek kerja analisis kimia berikutnya yaitu Quality Assurance, salah divisi tinggi pada suatu perusahaan terkait produksi. Tugas utama dari profesi ini ialah  mengecek kualitas produk yang melalui tahap pengontrolan dari Quality Control guna ditinjau lebih lanjut mengenai kelayakan dan fungsinya.

Profesi ini sangat mungkin untuk ditekuni para lulusan program studi kimia khususnya analisis karena kemampuannya dalam melakukan semua tugas yang diemban oleh Quality Assurance. Selain itu, pekerja di bagian ini memiliki gaji cukup tinggi yaitu berkisar Rp. 5.000.000 - Rp. 7.000.000 per bulan.

4.     Research And Development

Peluang kerja para lulusan analisis kimia cukup terbuka terutama masuk pada divisi Research and Development (RnD). Tugas dari pekerjaan ini adalah meneliti serta mengembangkan sebuah produk agar dapat difungsikan sesuai kebutuhan masyarakat dan mampu bersaing dengan kompetitor lainnya.

Para pekerjanya dituntut untuk terus melakukan inovasi terhadap produk agar tak kalah ketika dipasarkan dan tetap menjaga pelanggannya supaya tidak pindah ke perusahaan lain. Oleh sebab itu, salah satu hal yang dilakukan adalah memahami trend market. Gaji dari R&D berkisar Rp. 6.000.000.

5.     Analis Kredit

Lulusan dari program studi analisis kimia dapat bekerja menjadi analis kredit dalam industri keuangan. Anda bisa menekuni pekerjaan ini pada sebuah perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. Secara tidak langsung Anda akan berkolaborasi dengan alumni jurusan ekonomi.

Tugas utama dari pekerjaan ini adalah melakukan analisis kredit guna sebuah perusahaan yang memiliki hubungan dan kaitan terhadap seluruh proses kimia. Gaji yang diterima para pekerjanya yaitu berkisar Rp. 4.000.000 hingga Rp. 5.000.000 per bulan.

Itulah tadi sedikit pembahasan mengenai beberapa prospek kerja analisis kimia. Jurusan tersebut memang tergolong spesifik dan hanya sebagian orang saja yang meminatinya. Namun, perihal peluang pekerjaannya Anda tak perlu khawatir karena banyak industri yang siap merekrut pada alumninya.