Penyebab Gagal Upload Foto KTP Prakerja, Cs Prakerja Menjelaskan

Penyebab Gagal Mengunggah Foto KTP prakerja. Saat ini memang sedang marak di grup-grup prakerja tentang keluhan para peserta maupun calon peserta prakerja karena selalu gagal mengupload foto KTP prakerja.


Informasi dari CS Prakerja Menyatakan, untuk upload Foto KTP prakerja baru bisa dilakukan apabila pendaftaran kartu prakerja telah dibuka, jadi apabila pendaftaran kartu prakerja belum dibuka, untuk upload foto KTP tidak akan bisa atau akan selalu gagal. Ini berlaku untuk pendaftaran baru ataupun yang akan update data diri.


Situs resmi prakerja.go.id sendiri menutup pendaftaran program kartu prakerja pada akhir tahun 2020 dan rencananya program kartu prakerja akan dibuka kembali pada tahun ini, namun belum ada ketentuan tanggal dan bulan berapa akan dibuka. Maka dari itu dimohon para peserta maupun calon peserta supaya memantau terus akun social media resmi prakerja di facebook maupun instagram untuk mendapatkan informasi terbaru tentang program kartu prakerja.


Banyak orang-berang beranggapan bahwa tidak bisanya upload foto KTP di situs prakerja dikarenakan server sedang down atau erorr, format foto KTP salah, atau ukuran terlalu besar, bahkan ada yang rela begadang tengah malam untuk melakukan upload foto KTP di website prakerja dengan harapan berhasil. Namun sayang anggapan dan usaha tersebut ternyata salah dan sia-sia dikarenakan penyebab sebenarnya gagal mengupload foto KTP ialah karena belum dibukanya pendaftaran kartu prakerja.


Maka dari itu calon peserta prakerja diimbau supaya berhati-hati apabila menerima informasi mengenai pembukaan Kartu Prakerja gelombang 12, dikutip dari akun instagram prakerja.go.id Minggu, (31/01/2021).


Karena bisa saja informasi yang beredar tentang pembukaan prakerja gelombang 12 adalah salah satu modus penipuan. Pastikan anda mendapatkan informasi tentang pembukaan prakerja gelombang 12 melalui akun resmi social media prakerja.


Pastikan tidak memberikan data pribadi anda seperti (Nomor Induk Kependudukan) NIK, Nomor Kartu Keluarga) KK, (Kartu Tanda Pengenal) KTP, Nomor Handphone, Email, ataupun data pribadi lainnya kepada pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menghindari suatu hal yang tidak diinginkan.