Cinta
Image by : wallpaperbetter



Bertahun-tahun Memendam Rasa Akhirnya Menjalin Cinta Di Perantauan. Kenalin nama Aku berinisial AOF, jadi ketika Aku duduk di bangku SMA Aku menyukai adik kelasku sendiri yang berinisial INS yang masih duduk di bangku SMP.

Tetapi Aku tak berani mengungkapkan perasaan yang Aku miliki kepadanya, Aku pun hanya berani memandangnya setiap dia berangkat sekolah, pulang sekolah, maupun di sekolah ketika jam istirahat.

Aku pun tak mengetahui dia sudah punya pacar atau blm, dan Aku juga tak tau jika ia mempunyai perasaan yang sama denganku atau tidak. Yang jelas yang aku tau Aku Mencintainya. Perasaan terpendam itu pun berlarut-larut sampai Aku lulus SMA.

Singkat cerita ketika Aku merantau sudah 3 tahunan, tiba-tiba adik kelas yang Aku suka menghubungiku lewat BBM. Kabar baiknya dia meminta pekerjaan kepadaku dan akupun mengizinkannya dan akhirnya kita bekerja bareng dalam satu Restoran di jakarta selatan.

Berhubung kerja bareng dengannya kebetulan Aku dan dia mendapat off Day di hari yang sama. Akupun tak membuang-buang kesempatan untuk sering mengajak jalan dengannya.

Waktu itu saat kita berdua sedang berkunjung di Monumen Nasional Monas disitulah Aku beranikan diri Untuk Menembak secara langsung didepannya. Karena baru pertama kali menyatakan perasaan langsung disepan wanita yang disuka Aku pun tak bisa menutupi kegugupanku saat menembaknya.

Namun sayangnya dia tak langsung memberikan jawaban, dia berkata kepadaku butuh waktu untuk menjawab cintaku. Aku pun mau tak mau harus bersabar menunggunya.

Satu hari pasca Aku menembak dirinya, tiba-tiba dia mengajaku makan bareng ketika jam istirahat kerja. Dia pun memberikan benerapa pertanyaan kepadaku dan akhirnya Aku pun diterima menjadi pacarnya.

Seneng bukan main memang di terima jadi pacar oleh wanita yang kita cintai, ternyata penantian satu hari yang dibarengi cemas, gelisah dan campur aduk gak karuan pasca menembak ternyata membuahkan hasil yang membahagiakan.

Dan di hari-hari selanjutnya Aku dan dia pun berlanjut menjalin cinta dengan bahagia di perantauan khususnya di Ibu Kota Jakarta, tebet, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.